I’m Really Sorry To Hurt You [Part 3]

Judul : I’m Really Sorry To Hurt You

Kategori : Romance

Cast :

Im Yoona

Cho Kyuhyun

Kim Taeyeon

Choi Sooyoung

Kondisi ayah Yoona semakin menurun dari hari kehari. Yoona lebih banyak menghabiskan waktu disekolah dan rumah sakit.

“Yoong, pulang sekolah temani aku kebutik ya?!” ajak Taeyeon.

“Mian unnie, aku tidak bisa. Lain kali saja ya?!” tolak Yoona halus.

“Memangnya kau sibuk apa sih yoong, hampir sebulan ini kau selalu tidak bisa kalau unnie mengajakmu?” tanya Taeyeon penasaran.

Yoona memang tidak memberitahu keadaan ayahnya pada siapapun.

“Aku.. Harus mengerjakan tugas unnie. Memangnya ada acara apa, sampai unnie mengajakku kebutik terus? Kalau tidak salah ini yang ketiga kalinya” kata Yoona mengingat-ingat.

“Itu.. Mmm.. Bagaimana ya? Mmm..” kata Taeyeon gugup.

“Unnie.. Kau kenapa jadi gugup begitu?” tanya Yoona geli melihat baru kali Taeyeon tidak bisa berkata-kata.

“Yoong.. Kau benar-benar tidak tahu? Kyuhyun oppa juga tak menceritakannya?” tanya Taeyeon yang sekarang menunjukkan kekagetannya.

“Kyuhyun oppa? Memangnya dia kenapa?” tanya Yoona yang memang sama sekali tidak mengerti.

“Ini aneh.. Seharusnya orang yang pertama kali mengetahui berita ini adalah kau Yoong” kata Taeyeon.

“Aish.. Unnie, ada apa sih? Jangan membuatku penasaran, cepat ceritakan!” desak Yoona semakin penasaran.

“Kyuhyun oppa akan bertunangan dengan yeojachingunya. Acaranya besok malam. Benar kau tidak tahu sama sekali?” tanya Taeyeon merasa tidak enak.

“Oh itu, aku tahu. Aku pikir acara apa” kata Yoona berbohong menutupi kesedihannya.

“Yoong.. Apa kau yakin?” tanya Taeyeon memastikan apa yang dilihatnya sekarang hanya dugaannya saja.

“Iya unnie. Sudah dulu ya unnie, aku mau kembali kekelas” kata Yoona segera berlari menghindari Taeyeon.

Taeyeon PoV

Sebulan ini aku selalu mengajak Yoona kebutik tempat aku memesan gaun untuk pertunangan Kyuhyun oppa, namun tidak pernah sekalipun ajakanku diterima oleh Yoona.

Dan yang paling mengejutkanku, Yoona tidak tahu bahwa Kyuhyun oppa akan bertunangan. Mengingat hubungan mereka yang lebih dekat dibanding aku yang sepupunya Kyuhyun oppa, bisa aku pastikan orang yang mengetahui kabar ini pertama kali seharusnya adalah Yoona.

Aku harus menanyakannya pada Kyuhyun oppa, kalau tidak bisa mati penasaran aku.

“Taeng.. Sedang apa kau disini, bukannya kau hari ini harus mengambil gaunmu?” tanya Cho ahjumma padaku saat melihat aku akan naik kekamar Kyuhyun oppa.

“Iya ahjumma, tapi aku ada urusan sebentar dengan Kyuhyun oppa” jawabku.

“Oh iya Yoona, kenapa anak itu jarang kesini lagi ya? Kau sudah mengingatkannya tentang acara ini, Taeng?” tanya Cho ahjumma lagi.

“Sudah ahjumma, karena itu aku mau ketemu Kyuhyun oppa. Ada hal penting yang aku mau tanyakan padanya” jawabku sedikit berbohong.

“Baiklah, dia ada dikamar” kata Cho ahjumma.

Segera aku berlari kekamar Kyuhyun oppa. Kuketuk beberapa kali dengan tak sabar. Sebelum Kyuhyun oppa mempersilakan aku masuk, kubuka pintu kamarnya.

“Oppa.. Apa kau ada didalam?” tanyaku saat melihat kamarnya kosong.

“Aku dikamar mandi, sebentar Taeng” jawab Kyuhyun oppa dari dalam kamar mandi.

“Ada apa mencariku?” tanya Kyuhyun oppa saat keluar dari kamar mandi.

“Yoona.. Apa kau tidak memberitahunya?” tanyaku segera.

“Aku.. Aku tidak memberitahunya” jawab Kyuhyun oppa.

“Mwo? Bagaimana bisa oppa tidak memberitahu Yoona? Sebenarnya apa yang terjadi dengan kalian berdua?” tanyaku tak percaya.

“Sooyoung tidak menyukai kedekatanku dengan Yoona dan sejak itulah aku tidak pernah berhubungan dengan Yoona” jawab Kyuhyun oppa sedih.

“Gila, yeoja itu gila. Seharusnya dia menerima kau apa adanya. Apa kau yakin yeoja seperti itu yang kau inginkan menjadi istrimu kelak?” tanyaku semakin kesal.

“Taeng.. Yoona saja mengerti keadaan ini, jadi kumohon berbaik hatilah dengan Sooyoung” kata Kyuhyun oppa.

“Yoona itu bodoh, sama sepertimu oppa. Sekarang aku tahu alasan kalian berdua cocok satu sama lain. Kalian sama-sama bodoh!” teriakku kesal lalu meninggalkan Kyuhyun oppa sendiri.

***

Yoona tiba dirumah sakit dengan pikiran kacau, dia masih kaget mendengar kata-kata Taeyeon tentang Kyuhyun yang akan bertunangan. Tidak menyangka, secepat ini dia kehilangan Kyuhyun.

Saat didepan kamar, Yoona melihat dokter dan suster terlihat berlari-lari kekamar ayahnya. Yoona semakin cemas.

“Mian, appaku kenapa?” tanya Yoona kepada salah satu suster yang ingin masuk kedalam.

“Tuan Im tiba-tiba tidak sadarkan diri. Tenang nona Im, kami akan berusaha menolongnya semampu kami. Berdoalah” jawab suster itu lalu meninggalkan Yoona yang menangis seorang diri.

Yoona PoV

Appa bertahanlah, aku masih membutuhkanmu. Jangan meninggalkan aku.

Hampir satu jam dokter dan suster berada dikamar appa. Tidak ada tanda-tanda mereka akan keluar. Kuharap mereka bisa menolong appa.

“Dokter, bagaimana keadaan appaku?” tanyaku saat melihat dokter dan suster yang sudah keluar dari kamar appa.

“Untuk saat ini kami bisa menolongnya, tapi seperti yang kau tahu penyakit appamu sudah parah. Jadi kami hanya bisa mengatakan agar kau bersabar, dan tetaplah disampingnya” jawab dokter lalu beranjak pergi.

Air mataku tak dapat kubendung lagi. Namun segera aku hapus dan memasuki kamar appa. Kulihat appa tertidur.

Perlahan kudekati ranjang appa. Melihat dengan cermat perubahan pada wajahnya. Pucat dan semakin terlihat tua. Aku hanya bisa pasrah dengan yang akan terjadi selanjutnya.

***

Yoona tidak beranjak sedikit pun dari rumah sakit sejak kemarin siang. Kata-kata dokter membuatnya tetap mendampingi ayahnya, takut sewaktu-waktu ayahnya akan mengalami kejadian seperti kemarin.

Dan itu pun sebagai alasan agar Yoona tidak bertemu Taeyeon. Apalagi malam ini Kyuhyun akan bertunangan.

“Taeng, mana Yoona? Cepatlah suruh dia kesini” kata nyonya Cho mengingatkan Taeyeon.

“Itu ahjumma, sebenarnya..” jawab Taeyeon terputus.

“Sebenarnya apa? Kenapa kau tiba-tiba gugup seperti itu? Kyu, kau tahu kenapa Yoona belum juga datang?” tanya nyonya Cho memaksa mendapatkan penjelasan.

“Yoona tidak akan datang omma” jawab Kyuhyun sedih.

“Mwo? Tidak datang? Wae, sesibuk apa dia sampai tidak bisa datang?” tanya nyonya Cho lagi.

“Karena Kyuhyun oppa tidak memberitahunya tentang pertunangan ini” jawab Taeyeon sambil menatap tajam kearah Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bisa diam dan tertunduk sedih.

“Kau tidak memberitahunya? Kenapa Kyu, apa kalian bertengkar?” tanya nyonya Cho masih tidak mengerti.

“Calon tunangannya yang melarang Kyuhyun oppa dekat-dekat dengan Yoona. Jadi sebenarnya selama mereka pacaran, Yoona sudah tidak pernah berhubungan dengan Kyuhyun oppa” jawab Taeyeon sedih.

“Omo.. Kalau omma tahu seperti itu, omma tidak akan membiarkan kau bertunangan dengan Sooyoung. Omma lebih setuju mempunyai calon menantu Yoona. Dan omma yakin kau terlihat jauh lebih bahagia saat bersama Yoona” kata nyonya Cho lalu mengajak Taeyeon keluar.

Kyuhyun yang terkejut mendengar kata-kata ibunya hanya bisa diam. Dia menahan air mata yang sudah berdesakan ingin keluar sejak mendengar nama Yoona disebut.

“Yoong, sedang apa kau sekarang? Aku tahu ini akan terdengar egois, tapi kumohon doakan kebahagiaanku. Aku pun akan mendoakan kau mendapatkan namja yang lebih baik dari padaku” gumam Kyuhyun yang akhirnya tidak bisa menahan lagi air matanya.

Yoona PoV

Oppa tiba-tiba sadar saat aku keluar dari kamar mandi.

“Yoong..” panggil appa dengan suara lemah.

“Appa.. Kau sudah sadar, syukurlah” jawabku langsung menggenggam tangan lemah appa.

“Appa sudah tidak kuat lagi Yoong, omma mu sepertinya sebentar lagi akan menjemput appa” kata appa terlihat menerawang.

“Ani.. Appa harus tetap bersamaku. Aku tidak mau kehilanganmu” kataku mulai menangis.

“Yoong, kau sudah besar. Aku tahu kau pasti bisa, terlebih ada Kyuhyun yang nanti akan menjagamu. Mian.. Uang yang appa kumpulkan untukmu, jadi habis terpakai. Appa sepertinya akan merepotkan Kyuhyun dan keluarganya” kata appa sambil tersenyum getir.

“Appa.. Aku tidak butuh uang itu, aku hanya ingin appa sembuh. Seperti kata appa, aku ini sudah besar. Aku yang akan membantu appa mencari uang” kataku semakin ketakutan.

Kulihat nafas appa sudah tak beraturan lagi. Aku sangat ketakutan dan panik.

“Dokter.. Dokter.. ” teriakku saat melihat appa semakin bergetar hebat.

Dokter dan suster segera datang, menyuruhku keluar sementara mereka memeriksa appa.

“Nona Im, sebaiknya kau masuk saja. Mungkin appa mu ingin berbicara untuk terakhir kalinya” kata dokter yang sudah terlihat pasrah.

“Appa..” teriakku menghampiri appa.

“Yoong, bisakah kau menelpon Kyuhyun?” tanya appa.

“Untuk apa, appa?” tanyaku.

“Aku ingin menitipkanmu untuk terakhir kalinya” jawab appa.

Dengan perasaan tak karuan, kuraih handphone didalam tasku. Menghubungi nomor Kyuhyun oppa. Sudah sekitar 5 menit, namun tidak ada tanda-tanda pemiliknya mengangkat.

“Bagaimana Yoong?” tanya appa yang suaranya makin melemah.

“Mianhae appa, tapi aku tidak dapat menghubunginya” jawabku kecewa.

Tidak ada suara dari appa. Kulihat wajahnya, tenang. Kucoba mengguncang tubuh appa. Tak ada reaksi sedikit pun.

“Appa.. Kau tega meninggalkan aku sendiri untuk hidup bahagia bersama omma? Kenapa tidak kau bawa juga aku sekalian?” tanyaku sambil menangis.

Aku tahu tidak ada gunanya aku berbicara pada appa. Dia telah pergi dengan tenang. Menaruh harapan tinggi pada sosok Kyuhyun oppa untuk menjaga putri satu-satunya.

Aku bahkan lupa, malam ini adalah acara pertunangan Kyuhyun oppa. Disana mungkin mereka sedang merayakan kebahagiaannya, sedangkan aku disini bergumul dengan kepedihan setelah ditinggal appa.

***

Acara pertunangan Kyuhyun berjalan dengan lancar, terpancar kebahagiaan dari semua orang yang hadir disana. Namun tidak jauh dari situ, duduk seorang namja yang terlihat sedang memegang dadanya menahan sesuatu.

“Yoong, apakah kau sedang menangis? Kuharap ini terakhir kalinya kau menjatuhkan air mata” gumam namja yang tidak lain Kyuhyun.

Taeyeonlah satu-satunya orang yang mengetahui kerisauan dihati sepupunya itu. Perlahan didekati sosok Kyuhyun.

“Cih.. Sudah tahu tidak bisa hidup tanpanya, kau masih saja melanjutkan semua ini” kata Taeyeon mengejek lalu berlalu dari sana, meninggalkan Kyuhyun yang semakin menyesal.

Setelah ayah Yoona meninggal, Yoona yang tidak memiliki sanak keluarga lagi memutuskan untuk melaksanakan acara pemakaman ayahnya dengan sederhana. Tidak banyak yang diberitahunya.

Rumah yang mereka tempati pun harus dijualnya untuk menutupi biaya rumah sakit. Kini langkah kakinya diarahkan kesebuah stasiun bis. Meninggalkan kota kelahirannya untuk mencari kehidupan lebih baik.

Para tetangganya sudah menawarkan Yoona tempat tinggal, namun Yoona ingin membuka lembaran baru hidupnya. Dan di Seoul lah dia akan mencari kebahagiaan itu.

***

Kyuhyun PoV

Semalaman aku tidak bisa tidur. Ada perasaan yang sangat kuat mencengkram hatiku. Kulangkahkan kakiku kearah handphone yang sudah 2 hari aku abaikan.

Betapa terkejutnya aku melihat banyak sekali missed call dari Yoona. Aku mencoba menelponnya kembali. Hanya ada suara operator yang membalas telponku.

Yoona tidak akan menelponku kalau tidak ada sesuatu yang penting. Segera ku berganti baju, dan meraih kunci mobil diatas meja.

“Kyu.. Mau kemana kau?” tanya omma.

Tidak kuhiraukan pertanyaan itu, yang ada dipikiranku sekarang adalah Yoona. Ada apa dengannya, Tuhan?

Aku menuju sekolah Yoona, mencari keberadaan yeoja itu. Namun nihil, dia tidak ada dikelas. Langkah kakiku pun kuarahkan menuju kelas Taeyeon.

“Taeng..” panggilku saat melihatnya sedang mengobrol.

“Oppa.. Ada apa?” tanyanya sambil menghampiriku.

“Yoona, mana dia?” tanyaku.

“Molla, aku juga belum bertemu dengannya. Apa kau sudah mencari kekelasnya?” tanya Taeyeon.

“Dia juga tidak ada. Apa dia masih dirumah ya?” Kataku sambil berlalu dari hadapan Taeng.

Kali ini Taeyeon juga tidak kuhiraukan saat dia memprotes aku yang pergi tanpa pamit padanya.

Segera aku mengendarai mobilku menuju rumah Yoona. Beberapa menit kemudian, aku tiba dirumah Yoona. Sepi sekali. Kuketuk beberapa kali dan memanggil namanya. Namun tidak ada jawaban sama sekali.

“Apa kau mencari Yoona?” tanya ahjumma yang tinggal disebelah rumah Yoona.

“Nde ahjumma, kemana dia?” tanyaku.

“Apa kau tidak tahu? Tuan Im meninggal kemarin. Selesai acara pemakaman Yoona juga pamit pergi. Rumah ini dijualnya untuk membayar kekurangan biaya rumah sakit” jelas ahjumma tadi yang membuatku semakin syok.

“Apa.. Ahjussi meninggal? Ahjumma, apa kau tahu kemana Yoona pergi?” tanyaku yang semakin panik.

“Molla.. Dia hanya bilang akan pergi. Aku sudah menawarkannya tinggal ditempatku, tapi dia menolak” jawab ahjumma itu terlihat sedih.

Segera saja aku pamit pada ahjumma itu. Dengan perasaan hancur aku pergi kearah pemakaman. Menyesal sudah tidak ada artinya. Aku benar-benar pantas mati. Dimana aku saat Yoona sedang membutuhkan sandaran? Namja tidak berguna yang demi kehadiran sosok yeoja baru dikehidupanku dengan tega aku menyakiti hati yeoja yang sudah mengenalku sejak kecil.

Saat memasuki area pemakaman itu, kakiku makin melemas. Tak sanggup aku melanjutkannya. Aku terjatuh dan menangis seperti seorang yeoja.

Kring.. Kring..

“Yeoboseyo” jawabku asal.

“Oppa.. Appanya Yoona sudah meninggal” kata suara yang aku yakin itu Taeyeon sedang menangis diujung sana.

“Aku tahu.. Aku tahu.. ” jawabku sambil berjalan kembali kekuburan appa Yoona.

Kudengar Taeyeon masih menangis ditelpon yang sudah tidak aku pedulikan lagi.

Makam itu masih baru, aku terduduk tanpa bisa mengatakan penyesalanku. Pikiranku melayang. Yoona dimanakah kau?

TBC

Advertisements

37 comments on “I’m Really Sorry To Hurt You [Part 3]

    • Iyalah, enak si Kyuhyun udh bwt Yoona menderita trs gk ada perjuangan bwt dpt Yoona balik. Kyuhyun harus berjuang, kalo mau Yoona balik hahaha *evilauthor*

      • Siapa tau aza yoona ketemu cowok yang lebih baik daripada kyu,,hehehe… biar kyu tau rasanya kehilangan..hahahaha.#tawa aligator

  1. hampirrr nangisss TT^TT yoongie sabar ya ….kyuhyun emang wajib di bunuh #plak thor cepetlanjutinnn

  2. Ya ampun… kok nasib yoong unnie ku sadis banget… Kyuhyun aq benci kau… Kau membuat unnie ku menderita…

    chingu, please buat Kyuhyun lebih menderita, kalau perlu dia sampe menyesal bgt.. Mudah-mudahan ada namja lain yang buat yoong unnie jatuh ing..ightcinta, n bisa bikin kyuhyun menyesal 1000x lipat.. mPlease aq pengen ngeliat kyuhyun menyesaaaaallllll… arghhh,… aq benci kyuhyun disini…

    Yoong unnie sabar yah, pasti semua indah pada waktunya..
    Chingu, ditunggu next part nya… jangan lama-lama yah..^^
    F

    • Aduh, cerita author berhasil dong klo gtu? Smua pd benci kyuhyun 😀

      Ayo kira2 siapa namja yg cocok jd org ke3 KyuNa? Author lagi pusing cari namja yg lebih dari Kyuhyun 😀

  3. eonni, yoong eonni kasian bnget..
    FF ini bisa bikin aku terharu eonni,..
    nanti bikin kebalikannya eonni, bikin kyuppanya menderita tapi tetep akhirnya sama yoong eonni hehe *balas dendam yg menggebu-gebu* *tapi tetep cinta happy end*
    ditunggu next chapnya jgn lama2 yahh eonni..

  4. Baru kali ini baca ff sampe bercucuran air mata,,,,
    Sedih banget,,,,,si abang kyu ini sunggu terlalu,,,,,!!
    Kasian banget young,,,,,mudah”an si tempat yg baru
    Menemukan namja yg baik dan sayang sm young,,,,

  5. Lanjutlan thor… Gak sanggup ngeliat yoong sedih… Buruburu deh bikin happy ending. T,T

  6. Yoona unnie, yang tabah ya. Pasti unnie bisa (T▽T)
    Kyuhyun oppa!!!! Kau ini, hanya demi perempuan itu….. (ノ><)ノ

    author sukses bikin sedih dan galau nih ._.
    next part ditunggu yah, fighting!!!! ( ´ ▽ ` )ノ

  7. Huaa…
    Kyuppa teganya kau pada yong unnie ku…
    Kyuppa harus bayar mahal(¿) untuk perbuatanya pada yoongie..

    Ayo thor yoongienya diketemuin ma namja yang baik hati
    donghae misalnya atau kibum oppa.?

  8. Huaaa kasian yoona ku….
    Kirim siwon oppa aja diantara yoona sama kyupa…
    Biar kyupa berjuang rebut cinta yoona lagi..
    Yaa thor please kasih siwon oppa buat yoona..
    (-̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩)

  9. Huaaa eonni tggal drumah ku aja,, gratis kok #plak
    yoona mw ngapain di seoul? Jd artis? Bikin gB? #ngawur
    galau galau galau sangat ff ini..
    Kyu .. Harusnya memilih yoona yang lebih mampu menyayangimu berada disampingmu #nyanyi ala terry
    ayo yoonaddict semangati eonnie kita
    Y-O-O-N-A fighting
    cpt lnjt thor

  10. yahh udah gatahan nih air mata mau terjun 😦
    cho kyuhyun kou bodoh sekali -__-
    author lanjutin lagi dong,udah penasaran nihhh

  11. Huuaa seseekk bacanya!!!! Kyu oppa knpa drimu kejam sekalii?????
    Thorr beri si EVIL MAGNAE itu plajaran thor….. Hahahha
    Thorr lanjutannya dtunggu y……

  12. siwon aja yg jd org ke-3 diantara yoona & kyu, soalnya kl donghae yg jd org ke-3nya aku ga rela kasian donghae kl ga jd ama yoona 😦 aku sih suka aja yoona di pairing ama sapa aja tp aku lbh berat ke yoonhae, mian ya thor itu pendapat pribadi aku, jgn di bash yah. Part 4nya jgn lama2 di post yah, maaf byk omong, mksh 😉

  13. oy,chingu untuk pmeran cwo stu lg it plis aq mau donghae oppa yg bkin yoona jtuh cnta untuk kdua kliny >< eonni yg sbar y T.T d sblik pndritaan akn ad kbhgiaan d ujungny^^

  14. rasanya seperti mau nangis baca ff ini…
    :-((
    kalo kyuhyun balik ma yoong, sooyoung.nya sama siapa dongg, hehehe.. ndk sabar pengen baca lagi.. baguss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s