I’ m Really Sorry To Hurt You [Part 1]

Judul : I’m Really Sorry to Hurt You

Kategori : Romance

Cast :

Im Yoona

Cho Kyuhyun

Kim Taeyeon

Choi Sooyoung

Suasana kelas yang ramai tidak mampu menghalangi seorang yeoja berparas cantik itu sibuk dengan buku didepannya. Tampaknya buku dihadapannya lebih menarik dibanding dengan ajakan teman-temannya untuk kekantin, atau sekedar bergosip ria.

Seorang namja bertubuh tinggi dan wajah yang tampan terlihat serius memperhatikan yeoja itu. Hingga beberapa menit kemudian namja itu menghampirinya.

“Yoong, dengarkan ceritaku dulu ya?!” pinta namja tadi sambil mengambil buku yeoja didepannya.

“Ya! Oppa.. Kembalikan bukuku!” teriak yeoja itu sambil berusaha mengambil bukunya yang disembunyikan namja tadi dibalik punggungnya.

“Nde.. Nanti pasti aku kembalikan tapi sekarang dengarkan ceritaku dulu, okay?” tanya namja itu lagi dengan wajah memelas.

“Aish.. Ceritalah!” jawab yeoja itu setengah hati.

“Gomawo Im Yoona” kata namja tadi.

“Cepatlah, kau tidak lihat aku sedang sibuk” protes yeoja bernama Yoona itu kesal.

“Ya! Sopan sedikit, aku ini lebih tua darimu” bentak namja itu.

“Baiklah oppa, kau bilang mau bercerita. Ayo ceritalah, kali ini aku akan mendengarkan ceritamu tanpa protes sedikitpun” jawab Yoona terdengar menyindir namja tadi.

“Ya, ya! Aku tahu, aku selalu menyusahkanmu dengan cerita-ceritaku. Tapi kau tak perlu menyindirku seperti itu” teriak namja itu semakin kesal dengan Yoona.

“Oh gomawo oppa, ternyata kau merasa juga aku sindir. Jadi bisakah kau mengembalikan bukuku dan segera pergi dari sini?” kata Yoona lagi.

“Yoong.. Aku menyukai seseorang” kata namja itu pelan.

“Mwo? Apa aku tidak salah dengar? Nugu?” tanya Yoona penasaran.

“Kau tidak salah dengar, aku juga tidak salah bicara. Sepertinya aku jatuh cinta” kata namja itu dengan bersemangat.

“Nugu? Jangan membuatku penasaran, cepat cerita” desak Yoona sekali lagi.

“Pulang sekolah aku cerita” kata namja itu sambil meletakkan buku Yoona diatas meja dan segera berlari keluar kelas.

“Ya!! Kyuhyun oppa.. Bagaimana bisa kau hanya bercerita setengah-setengah begitu” teriak Yoona kesal pada namja bernama Kyuhyun yang sekarang sudah tidak terlihat lagi.

Kyuhyun dan Yoona sudah bersahabat sejak mereka kecil, walaupun Kyuhyun lebih tua dari Yoona namun kelakuannya masih sering terlihat seperti anak kecil.

Yoona PoV

Kyuhyun oppa benar-benar pintar merusak moodku hari ini. Tadinya aku berniat untuk membaca buku yang aku pinjam dari perpustakaan. Dia datang kekelasku dan dengan sukses mengalihkan perhatianku kepadanya, namun setelah aku memberikan minatku padanya dia sama sekali tidak menceritakannya secara lengkap.

Selalu saja seperti itu kepadaku. Bagaimana kalau suatu saat aku tidak ada, apakah dia bisa bertahan? Tadi dia bilang jatuh cinta? Benarkah kali ini dia serius? Sudah berapa belas kali aku mendengar berita seperti ini. Namun antusiasnya bercerita hanya bertahan paling lama 2 minggu. Setelah itu, dia hanya akan bilang jangan mengungkit masa lalu. Tanpa pernah sekalipun aku tahu alasan kyuhyun oppa putus.

“Ya! Im Yoona, apa yang kau pikirkan?” teriak Taeyeon unnie mengagetkanku.

“Oh mianhae unnie, aku tidak mendengar. Tadi kau bilang apa?” tanyaku menyesal tidak mendengar cerita Taeyeon unnie.

“Apa ini ada hubungannya dengan Kyuhyun oppa?” selidik Taeyeon unnie yang sudah hafal dengan kelakuan sepupunya.

Taeyeon unnie adalah sepupu dari Kyuhyun oppa. Aku tidak hanya akrab dengan Kyuhyun oppa, namun hampir semua keluarganya aku akrab.

“Nde unnie, Kyuhyun oppa merusak moodku lagi” jawabku lemah.

“Kali ini apa lagi? Pacar baru, game baru atau ide baru untuk menjahiliku?” tanya Taeyeon unnie lagi.

“Biasa pacar baru, tapi aku belum mendengar semuanya. Itu yang membuatku kesal” jawabku sedikit kecewa.

“Aneh.. Tidak seperti biasanya dia begitu. Hei.. Yoong, apa kau cemburu?” tanya Taeyeon unnie sambil bercanda.

“Cemburu? Ani.. Untuk apa aku cemburu padanya” jawabku kesal sekaligus malu.

“Tapi wajahmu merah Yoong, ayolah jujur padaku. Benarkah selama ini kau hanya menganggap Kyuhyun oppa sebagai saudara, tidak lebih?” kali ini pertanyaan Taeyeon unnie mampu membuatku terdiam.

Aku juga tidak tahu, sebenarnya bagaimana perasaanku selama ini kepada Kyuhyun oppa. Apakah orang-orang melihat kami seperti saudara atau seperti sepasang kekasih tidak pernah ada yang mempertanyakannya. Tapi yang pasti dan aku yakini, aku menyayangi Kyuhyun oppa setelah appa.

“Jangan pikirkan kata-kataku tadi” kata Taeyeon unnie.

Aku hanya mengangguk dan tersenyum melihatnya.

***

Kawasan sekolah yang berdekatan dengan kampus itu selalu saja penuh sesak disaat jam-jam begini. Terlihat siswa-siswa sekolah itu bergerombol untuk pulang. Kyuhyun menunggu Yoona dengan gelisah, sedari tadi matanya tidak lepas melihat kearah siswa-siswa yang silih berganti keluar dari gerbang sekolah.

“Aish.. Kemana sih dia?” teriak Kyuhyun kesal.

“Oppa.. Sedang apa kau disini?” tanya Taeyeon yang sudah setengah berlari menghampiri Kyuhyun saat melihat sosoknya digerbang sekolah.

“Oh Taeng, kau lihat Yoona? Dari tadi aku menunggunya disini, tapi dia sama sekali belum kelihatan” kata Kyuhyun sedikit cemas.

“Seingatku tadi Yoong dipanggil Park Saem. Mungkin sebentar lagi dia keluar” jelas Taeyeon setelah mengingat kata Yoona sebelumnya.

“Oh aku pikir dia sudah pulang, atau terjadi sesuatu” kata Kyuhyun lega.

“Oppa.. Aku dengar tadi kau mengganggu Yoona lagi dengan cerita tentang petualangan cintamu itu. Kali ini siapa lagi korbanmu?” tanya Taeyeon penasaran.

“Nanti saja, aku harus menceritakannya kepada Yoona terlebih dahulu. Kau dengar dari Yoona saja” jawab Kyuhyun acuh tak acuh.

“Ya!! Oppa, bagaimana bisa kau membeda-bedakan aku dan Yoona. Aku kesal!” teriak Taeyeon merajuk.

“Sudahlah nanti saja kau dengar dari Yoona” jawab Kyuhyun yang sudah terlihat sumringah.

Kyuhyun segera berlari menghampiri Yoona.

“Yoong, ayo ikut aku” kata Kyuhyun yang langsung saja menarik tangan Yoona menjauh dari sekolah.

“Hei.. Aku masih disini. Oppa.. Yoong..” teriak Taeyeon kesal melihat Kyuhyun dan Yoona yang sudah tak terlihat lagi.

Kyuhyun PoV

Untung saja Yoona menyelamatkanku. Kalau tidak bisa-bisa aku akan kehabisan kata menjawab pertanyaan Taeyeon. Bukan karena aku tidak suka pada sepupuku itu, hanya saja Yoona tidak akan menginterogasiku sedetil mungkin. Dan yang terpenting rahasia apapun yang aku ceritakan kepada Yoona tidak akan pernah sampai pada kedua orang tuaku.

Kalau Taeyeon yang mendengar ceritaku secara utuh, bisa kubayangkan cerita itu pun akan sampai ketelinga kedua orang tuaku dalam versi utuh seperti yang aku ceritakan pada Taeyeon. Sedangkan Yoona, dia akan memilah mana yang akan dia ceritakan pada Taeyeon.

“Oppa, kenapa menarikku? Aku ini bukan sapi” teriak Yoona memprotes tindakanku yang tanpa sadar aku lakukan sejak dari halaman sekolah hingga halte bis.

“Mianhae.. Aku hanya ingin menghindari Taeyeon” jawabku sambil melepas pegangan tanganku yang kini sudah beralih menjadi sebuah rangkulan.

“Arraso, tapi tidak perlu juga menarikku seperti tadi” protes manja dari Yoona yang biasa aku dengar.

“Apa kau tidak penasaran dengan kelanjutan ceritaku tadi? Aku saja tidak sabaran lagi untuk bercerita kepadamu” tanyaku sedikit menggodanya.

“Tidak sama sekali, gomawo” jawab Yoona kesal.

“Mwo? Sejak kapan, kau berubah menjadi yeoja jahat seperti ini?” tanyaku sedikit kesal dipermainkan oleh Yoona.

“Sejak hari ini, aku kesal hampir setiap 2 minggu sekali harus mendengarmu curhat tentang yeoja ini atau yeoja itu. Tapi setelah kau putus, tidak pernah sedikit pun kau berbagi kesedihanmu padaku” jelas Yoona.

Aku memang tidak pernah sekalipun bercerita alasan aku putus. Bukan karena aku tidak percaya dengan Yoona, hanya saja aku merasa lebih pantas berbagi kebahagiaan dengannya. Aku hanya ingin melihat senyumnya, bukan tangisannya.

“Itu karena wajahmu terlihat seperti nenek rusa saat bersedih. Makanya aku tidak mau berbagi kesedihan denganmu. Lagi pula aku sama sekali tidak terpengaruh dengan patah hati. Jadi jangan protes lagi, kalau aku tidak menceritakan alasan aku putus. Arraso?” Kataku sedikit memaksa.

“Arraso. Gomawo oppa. Aku tidak tahu kalau kau sangat memikirkan aku” jawabnya sambil kembali tersenyum.

Setelah sampai tujuan kami langsung duduk menikmati indahnya danau. Ini tempat rahasia kami berdua sejak masih kecil.

“Jadi siapa yeoja tidak beruntung kali ini?” tanya Yoona sambil menatapku.

“Aish.. Kau ini. Kali ini sepertinya aku akan sangat serius, Yoong. Dia yeoja yang sangat berbeda dari yeoja-yeoja sebelumnya” jawabku sambil mengingat yeoja yang sudah berhasil membuatku jatuh cinta.

“Jinjja? Sepertinya kalimat itu pernah aku dengar sebelumnya” sindir Yoona.

“Yoong.. Aku serius. Namanya Sooyoung, dia mahasiswa baru dikampusku. Dia benar-benar berbeda, aku yakin kau juga akan berpendapat yang sama setelah mengenalnya” jelasku sambil menatap Yoona.

Kini bisa kulihat Yoona membalas tatapanku, sepertinya dia mencari kejujuran dalam mataku.

“Chukae oppa. Nanti kenalkan padaku ya?!” kata Yoona yang aku yakin kali ini tulus.

“Gomawo Yoong, kau memang yang paling mengertiku” kataku sambil memeluknya.

Yoona PoV

Kyuhyun oppa akhirnya menceritakan semuanya padaku. Seumur hidupku baru kali ini aku melihatnya begitu bersemangat saat menceritakan tentang yeoja yang sudah mencuri hatinya.

Dan hatiku sendiri, entah kenapa merasa sakit. Apakah aku mencintai Kyuhyun oppa?

“Jadi kapan, oppa akan menyatakan cinta oppa? tanyaku.

“Entahlah Yoong, tapi setiap perkembangannya kau pasti akan kuceritakan. Doakan aku ya?!” pinta Kyuhyun oppa.

“Baiklah, sekarang traktir aku. Dari tadi aku menahan lapar demi ceritamu itu oppa” kataku mengalihkan rasa sakit dihatiku saat ini.

“Tenang saja, mau makan apa saja nanti aku yang bayar. Mianhae membuatmu kelaparan” jawab Kyuhyun oppa.

“Gwenchana, aku sudah terbiasa” kataku asal.

Setelah selesai makan, Kyuhyun oppa mengantarku pulang. Sepertinya mulai hari ini aku harus mempersiapkan diri. Aku tidak mau perasaan sakit yang tadi aku rasakan terulang lagi.

***

Ternyata Yoona terlambat bangun, karena sejak semalam dia tidak bisa tidur. Dia baru bisa terlelap setelah jam 5 pagi. Akhirnya kini dia harus mengejar bis yang jadwalnya tidak mungkin terlambat sedetik pun.

“Mianhae.. Park saem” kata Yoona saat melihat tatapan mata tajam Park saem.

“Yoona, tumben sekali kau terlambat. Baiklah kau boleh masuk” kata Park saem mempersilakan Yoona masuk.

“Kamsahamnida Park saem” jawab Yoona lalu duduk dikursinya.

Setelah 2 jam pelajaran Park saem selesai, seluruh isi kelas berhambur keluar. Yoona benar-benar tidak memiliki tenaga untuk keluar dari kelas, setelah tadi berlari seharian. Akhirnya dia memutuskan untuk membaca buku.

“Yoong.. Kau tidak kekantin?” tanya Taeyeon.

“Oh unnie.. Ani. Aku mau istirahat sebentar, tadi aku terlambat dan harus berlari-larian kesekolah” jawab Yoona malas.

“Mwo? Terlambat? Sejak kapan seorang Im Yoona terlambat?” tanya Taeyeon terkejut.

“Sejak hari ini unnie” jawab Yoona bercanda.

“Ya!! Aku serius Yoong, kau kenapa? Apa ada masalah? Biar aku tebak, masalah Kyuhyun oppa bukan?” selidik Taeyeon.

“Entahlah, aku juga tidak tahu. Kenapa semalam aku tidak bisa tidur, dan baru jam 5 pagi aku mengantuk” jawab Yoona.

“Memangnya apa yang dikatakan Kyuhyun oppa kemarin? Ayo, ceritakan padaku” desak Taeyeon.

“Seperti biasa unnie, Kyuhyun oppa sedang jatuh cinta” jawab Yoona sekedarnya.

“Tidak mungkin kau sampai memikirkan hal ini semalaman kalau Kyuhyun oppa hanya bercerita seperti itu, cepat katakan yang sebenarnya?!” desak Taeyeon yang curiga.

“Karena penasaran makanya aku tidak bisa tidur unnie” kata Yoona sedikit berbohong.

“Baiklah, kalau ada yang ingin kau ceritakan lagi aku siap mendengarkannya” kata Taeyeon tulus.

Yoona PoV

Seharian ini aku harus menghindari Taeyeon unnie, jika tidak entah kebohongan apalagi yang harus aku buat agar terbebas dari segala macam pertanyaannya. Jadi karena itu Kyuhyun oppa tidak pernah mau cerita apapun kepada sepupunya itu.

Karena terus menghindari Taeyeon unnie, sekarang aku pulang seorang diri. Kyuhyun oppa tadi pagi sudah berpesan agar aku pulang bersama Taeyeon unnie, karena hari ini ada tugas yang harus dia kerjakan. Padahal hari ini adalah kegiatan rutin kami untuk ke toko buku.

Sejak kecil aku dan Kyuhyun oppa memiliki kebiasaan setiap tanggal 15 setiap bulannya minimal kami harus membeli buku. Karena itulah sampai sekarang aku senang menghabiskan waktu untuk membaca dibandingkan dengan teman-temanku yang lebih sering hang out.

Kulangkahkan kakiku ke toko buku langganan kami, dengan ramah dan tulus penjaga toko buku itu menyambutku. Menyebalkan kalau harus mencari buku seorang diri seperti ini. Apalagi toko buku ini sangat besar, bias seharian aku mencari buku yang aku inginkan.

“Apa itu Kyuhyun oppa? Aish.. Bukankah tadi pagi dia bilang tidak bisa kesini” gumamku saat melihat Kyuhyun oppa ada ditoko buku langganan kami.

Aku pun berlari kecil menghampirinya.

“Oppa..” panggilku.

“Kyu..” panggil seorang yeoja bersamaan denganku.

Kulihat seorang yeoja bertubuh tinggi juga memanggilnya. Kyuhyun oppa pun menoleh kearah yeoja itu dan berbincang dengan akrab dengan yeoja itu. Kuurungkan niatku untuk mendekati Kyuhyun oppa. Menjauh dari sepasang manusia yang nampaknya sangat menikmati waktu berdua mereka.

Niatku untuk membeli buku akhirnya kubatalkan, mood ku rusak setelah melihat kejadian ditoko buku itu. Sampai dirumah aku langsung naik kekamarku. Panggilan appa sama sekali tidak kuhiraukan. Hatiku sakit melihat Kyuhyun oppa membatalkan acara hari ini hanya untuk jalan dengan seorang yeoja.

Apakah itu yeoja yang dimaksud Kyuhyun oppa kemarin? Tapi selama ini Kyuhyun oppa tidak pernah melupakan rutinitas kami setiap bulannya walaupun dia memiliki pacar. Kyuhyun oppa ku sudah berubah. Dunia juga berubah. Hanya aku yang masih sama seperti ini.

TBC

Advertisements

14 comments on “I’ m Really Sorry To Hurt You [Part 1]

  1. Hikssss..
    Cerita FF ini sukses buat mood q jelek chingu! Aq nyesek tiap x baca FF ϓ∂ηƍ cerita’n bkin Yoona sakit ƪ‎​​‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

  2. eonni, tanggung jawab..
    kenapa yoong eonni, sakit hati kaya gitu?
    y udh deh eonni, ditunggu chap selanjutnya..
    KEEP WRITING!! ^^

  3. waaa~ ada ff KyuNa yg baru lagi. senangnya xD
    hahaha.. si Kyu udah macarin cewek berapa kali sampe si Yoona bosen dengernya? xD
    Yoona cemburu nih ye LOL

    semangat ya author ^^

  4. Klo kata iklan ratusaaannn.. 😀
    Iya nih author kn yoonhae shipper, tp yg dibwt bnykn kyuna.. Jd bingung *garuk2kepala*

    Tp tergantung cerita kali ya, kn gk mgkn smua ide cerita pas klo donghae jd cast nya ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s