Sayap Patahku

Judul : Sayap Patahku

Kategori : Romance

Cast :

Micky Yoochun

Im Yoona

Other member JYJ & SNSD

 

 

Suasana bandara Incheon hari ini ramai tak seperti biasa. Maklum ada namja-namja tampan yang akan terbang ke Italia, mereka adalah grup idol JYJ. Hari ini adalah hari pertama mereka akan memulai tur ke luar negeri. Jadi para fans sudah menunggu mereka dari pagi dibandara, teriakan nama bias mereka masing-masing makin membuat suasana bandara semakin ramai.

Yoochun asyik berjalan didepan teman-temannya, ia ingin cepat-cepat masuk ruang tunggu agar bisa beristirahat. Maklum dia baru saja menyelesaikan syuting hari terakhir dari dramanya. Tiba-tiba dari arah depan ada seorang yeoja berlari dan menyenggolnya.

“Aduh.. Mianhae” kata yeoja itu tanpa menoleh dan terus saja berlari keluar bandara dan memanggil taksi dan menghilang begitu saja. Sepertinya yeoja itu terburu-buru, hingga dia tidak sadar sudah menjatuhkan agendanya.

“Ya!! Agashi agendamu ketinggalan” teriak Yoochun, tapi yeoja itu sudah lebih dulu masuk kedalam taksi. Akhirnya Yoochun menyimpannya dan melanjutkan langkah keruang tunggu.

***

Tiba di Italia, Yoochun langsung merebahkan badannya kekasur empuk itu. Badannya sakit semua karena perjalanan yang ditempuhnya.
Tiba-tiba dia teringat agenda milik yeoja yang terjatuh tadi, diambilnya “Semoga saja yeoja itu tidak marah aku lihat isi agendanya, siapa tahu dia menuliskan no telpon atau alamat yang bisa dihubungi” pikir Yoochun sambil membuka agenda itu.

Dihalaman depan tertulis nama yeoja pemilik agenda tadi dan juga no telpon “Im Yoona, jadi yeoja itu bernama Yoona. Oh syukurlah dia meninggalkan no telpon dan alamatnya, aku hubungi saja dia. Sepertinya agenda ini penting sekali” batin Yoochun saat membuka-buka lembaran agenda milik Yoona.

“Sedang apa kau” tiba-tiba Jaejong hyung sudah ada didepannya sambil melirik agenda yang dipegang Yoochun.

“Oh ini hyung, aku sedang memeriksa agenda milik yeoja yang tadi menabrakku dibandara. Siapa tahu saja ada alamat yang bisa aku hubungi” jawab Yoochun setengah kaget melihat Jaejong yang ada didepannya.

“Bagaimana, apakah yeoja itu menuliskan alamat atau no telponnya?” tanya Jaejong lagi sambil memakai baju.

“Nde, nanti aku akan menghubunginya” kata Yoochun. Sampai akhirnya Yoochun melihat ada foto yeoja disalah satu halaman. “Yeopo” kata Yoochun pelan.

“Nugu?” tanya Jaejong. Yoochun kaget karena suaranya tadi didengar dan dia hanya menjawab “Ani, aku tidak mengatakan apa-apa”. Tidak puas dengan jawaban Yoochun, Jaejong pun menggodanya “Ya!! Kau pikir aku tidak mendengar tadi kau bilang yeopo, apa kau melihat yeoja yang menabrakmu itu, atau jangan-jangan?” selidik Jaejong sambil berusaha merebut agenda ditangan Yoochun.

“Aish.. Tidak ada apa-apa disini. Isinya cuma tulisan-tulisan yang tidak akan kau pahami” jawab Yoochun sambil menyelamatkan agenda yang dipegangnya. Akhirnya Jaejong dan Yoochun kejar-kejaran memperebutkan agenda milik Yoona.

Tiba-tiba Junsu masuk “Ya!! Kalian seperti anak kecil saja, ayo cepat tidur besok jadwal kita penuh” teriak Junsu menengahi perkelahian kecil mereka. Dalam hati Yoochun bersyukur, setidaknya Jaejong tidak akan mencoba merebutnya lagi.

***

Sementara di Korea seorang yeoja berparas cantik sedang panik membongkar isi tasnya. “Sepertinya tadi ada disini, kemana sih agendaku?” kata Yoona berbicara sendiri, sambil terus berusaha mencari agendanya.

“Kau sedang mencari apa?” tanya Tiffany yang sekarang sudah ikut membongkar isi tas Yoona.

“Oh unnie, aku mencari agendaku yang berwarna biru. Tolong bantu aku ya?!” pinta Yoona.

“Kau yakin menaruhnya disini, apa tidak tertinggal di Inggris?” tanya Tiffany lagi, karena sudah putus asa melihat semua koper dan tas Yoona yang isinya sudah tak beraturan lagi.

“Sepertinya tidak unnie, aku yakin sudah membawanya. Tadi dipesawat aku sempat menulis dan..” tiba-tiba Yoona teringat kejadian dibandara tadi “Aish.. Unnie sepertinya agendaku tadi terjatuh saat aku menabrak seorang namja dibandara” teriak Yoona yang langsung panik, takut kalau agendanya hilang. Padahal disana banyak catatan-catatan penting.

“Bagaimana ini unnie, banyak sekali catatan-catatan penting yang sudah aku buat disana. Kalau tidak ditemukan, berarti aku harus kembali ke Inggris lagi” ucap Yoona sambil menahan air matanya.

“Tenanglah Yoong, berdoa saja semoga ada yang menemukannya. Jadi kau tidak perlu kembali ke Inggris lagi” jawab Tiffany menenangkan adiknya. Tiffany tidak mau berpisah lagi dengan adik satu-satunya. Karena selama 5 tahun ini Yoona berada di Inggris untuk studi banding diperusahaan ayah mereka yang ada di Inggris. Setelah 5 tahun akhirnya Yoona bisa pindah ke Korea, berkumpul bersama sekaligus bekerja disini.

“Semoga aja unnie benar” jawab Yoona pasrah.

***

Sementara dibelahan bumi lainnya JYJ akhirnya sukses menggelar konser mereka. Terlihat wajah-wajah lelah namun puas. Mereka lalu kembali kehotel, beistirahat karena besok mereka akan kembali ke Korea. Yoochun membaringkan tubuhnya yang lelah, namun matanya melirik kesebuah agenda berwarna biru yang ada diatas meja. “Ah iya, bukannya aku harus menelpon yeoja itu” batin Yoochun mengingat bahwa kemarin dia tidak sempat menelpon yeoja pemilik agenda tersebut. Perlahan dia pun bangkit dan berjalan kearah meja, mengambil agenda dan handphonenya. Menekan tombol yang ada, menunggunya beberapa saat hingga terdengar sebuah suara halus diseberang sana.

“Yoeboseyo” ucap suara yeoja itu.

“Yoeboseyo, mianhae benarkah aku berbicara dengan Yoona?” tanya Yoochun ragu, memastikan no yang dia hubungi tidak salah.

“Nde Yoona imnida, nuguseyo?” tanyanya lagi.

“Oh Yoochun imnida” jawab Yoochun gugup. Entah kenapa dia harus merasa gugup, sosok yang diajak bicaranya pun tidak ada dihadapannya.

“Nde, ada apa ya Yoochun ssi? Dan darimana kau tahu no handphoneku?” tanya Yoona kembali. Karena seingatnya dia tidak mempunyai teman yang bernama Yoochun.

“Oh ini, aku menemukan agenda biru milikmu. Didalamnya ada no handphone mu, mianhae kalau aku membukanya tanpa seijinmu” kata Yoochun menjelaskan, takut Yoona akan marah.

“Ya Tuhan, ternyata agendaku kau yang menemukannya? Aish.. Aku sangat panik sekali, dimana kau sekarang biar aku yang menemuimu” tanya Yoona dengan penuh semangat.

“Ah itu.. Aku ada di Italia” jawab Yoochun.

“Mwo… Italia? Aigo.. Bagaimana ini, apa aku harus kesana? Kenapa bisa sampai disana sih? Aku kan hanya dari Inggris ke Korea, bagaimana agenda itu bisa kesasar jauh sekali” kata Yoona yang panik dan bingung karena agendanya sekarang ada di Italia.

Yoochun hanya tertawa geli mendengar kata-kata Yoona, bisa dia bayangkan wajah yeoja itu saat panik. Yoona yang mendengar Yoochun menertawakannya akhirnya berteriak “Ya!! Apa yang kau tertawakan? Itu tidak lucu sama sekali. Begini saja Yoochun, kau kirimkan aku agenda itu. Nanti biayanya biar aku yang menanggungnya dari sini” kata Yoona memberikan jalan tengah. Yoochun kembali tertawa, Yoona pasti mengira kalau dia tinggal di Italia.

“Yak!! Kau tertawa lagi. Menyebalkan!!” teriak Yoona.

“Yoona ssi.. Tunggu aku di Korea ya” jawab Yoochun.

“Mwo?” kini Yoona bingung dengan apa yang dikatakan Yoochun.

“Iya tunggu aku disana, besok aku akan pulang ke Korea” jawab Yoochun tegas.

“Jadi kau tidak tinggal di Italia? Syukurlah, aku pikir aku tidak akan bisa bertemu denganmu” jawab Yoona senang. Tapi sekarang Yoochun lah yang bingung dengan perkataan Yoona.

“Yoona ssi, apa yang kau bilang tadi benar? Kau khawatir tidak bisa bertemu denganku?” tanya Yoochun menyakinkan apa yang didengarnya tadi.

Yoona yang baru sadar apa yang dia ucapkan langsung gugup menjawab “I..tu maksudku, agendaku. Ya agendaku, aku takut tidak bisa bertemu dengan agendaku” jawab Yoona asal.

Yoochun tersenyum geli mendengar kata-kata Yoona tadi, dia seperti berhadapan dengan seorang penjahat yang sudah ketahuan belangnya. Yoona pun senyum sendiri dengan kata-katanya tadi. Mereka akhirnya berbincang-bincang sepanjang malam itu. Yoochun seakan melupakan kelelahannya tadi, begitu pun Yoona yang lupa akan kegelisahannya selama ini.

***

Pesawat itu pun akhirnya mendarat, namja tampan itu tidak sabar untuk segera turun. Di dalam bandara tampak seorang yeoja cantik menunggu dengan gelisah, mondar mandir dan sesekali melirik kearah jam tangannya. Setelah melakukan pemeriksaan, namja itu berlari tanpa memperhatikan keadaan sekitarnya. Berlari keluar dari ruangan, tanpa mempedulikan bahwa dia tidak memakai samaran sedikit pun.

“Ya!! Yoochun kau..” teriak Jaejong dan Junsu bersamaan.
Yeoja itu pun menoleh kearah asal suara yang memanggil nama yang sepertinya dia kenal. Dihadapannya kini berdiri seorang namja tampan yang terengah-engah. Berjalan mendekatinya, diringi teriakan para fans yang memanggil-manggil namanya. Yoona hanya diam tepaku melihat sosok namja bernama Yoochun yang tersenyum manis padanya. Dia pun membalas senyuman itu. Senyuman yang penuh arti buat keduanya.

Aku percaya kita dilahirkan dengan sepasang sayap

Namun yang kita jaga hanya satu sayap saja

Salah satu sayap yang lainnya akan kita titipkan pada seseorang

Saat kita menemukannya maka lengkaplah sayap itu

Begitupun aku kini, menemukan sayapku yang lainnya

Kau adalah sayap patahku itu

The End

Advertisements

11 comments on “Sayap Patahku

  1. loh ? thor kurang panjang agak gantung nih, yoona eonni suka sama yoochun oppa?
    ayo pairing yoochun yoonanya ditunngu!

  2. Eonni, ff nya daebak..
    cmn endnya gantung eonn…
    tapi aku suka kok sama pairing ini..
    #yaiyalah soalnya siapapun yg dipairingin sama YoonA aku suka hehe 😛
    *gak nanya #plak,abaikan ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s